Showing posts with label Dunia Arkeologi. Show all posts
Showing posts with label Dunia Arkeologi. Show all posts

Sunday, 21 August 2011

Ditemukan, Fosil Hidup Berumur 200 Juta Tahun



Ahli biologi melaporkan sebuah spesies belut baru yang ditemukan dalam gua bawah laut sedalam 35 meter di tepi sebuah pulau di negara Palau, Pasifik Barat. Para ahli menyebutnya sebagai fosil hidup yang mirip dengan belut pertama yang berenang sekitar 200 juta tahun yang lalu.



Seperti dikutip dari Daily Telegraph, temuan itu dipublikasikan dalam jurnal Proceeding Royal Society B. Penemuan ini terjadi Maret tahun lalu oleh tim yang dipimpin oleh Masaki Miya dari Institut Sejarah Museum Alam di Chiba, Jepang.



http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/08/20/120780_protoanguilla-palau_300_225.jpg


Spesies belut yang ditemukan berwujud ikan kecil berwarna cokelat yang berbeda dengan karakteristik anatomi belut modern. Sebaliknya, ia memiliki banyak keunggulan yang dimiliki belut primitif yang hidup di era awal Mesozoikum, saat dinosaurus menguasai bumi.



Kesamaannya di antaranya adalah ukuran kepala yang tidak proporsional, tubuh terkompresi menjadi pendek, kerah seperti bukaan pada insang, sinar pada sirip ekor dan ujung tulang rahang yang disebut premaxilla.



Temuan ini sendiri sangat luar biasa dan bahkan belut tersebut dimasukkan ke dalam satu spesies terpisah, yakni Protoanguilla Palau.



Ketika pertama dijumpai, menggunakan jaring tangan dan lampu, peneliti mengumpulkan 8 contoh belut yang memiliki panjang sekitar panjang 6-9 cm tersebut. Setelah itu, tes DNA dilakukan untuk menilai sejarah genetik belut.



Menurut penelitian, sampai saat ini, Palau merupakan satu-satunya tempat penemuan spesies tersebut. Meski demikian, peneliti memperkirakan, distribusi belut ini masih cukup luas.



Sebagai informasi, Charles Darwin menyebut dengan istilah fosil hidup untuk menggambarkan spesies yang masih selamat hingga saat ini, meski telah turun temurun selama jutaan tahun.










sumber :http://www.apakabardunia.com/2011/08/ditemukan-fosil-hidup-berumur-200-juta.html

Wednesday, 17 August 2011

Kerangka Ikan Raksasa di Halmahera Utara



Sebuah kerangka ikan gajah mina (sejenis ikan paus) raksasa diabadikan oleh Pemda Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara. Kerangka tersebut disimpan di dekat Hibualamo, rumah adat masyarakat Halut.



Kerangka Ikan Raksasa di Halmahera Utara



Ikan gajah mina diduga hidup di sekitar lautan pasifik.



Kerangka Ikan Raksasa di Halmahera Utara



Ikan ini ditemukan terdampar pada Juli 2005 di Pantai Momojiu, Kecamatan Loloda Utara.


Kerangka Ikan Raksasa di Halmahera Utara



Ikan gajah mina mempunyai panjang 14 meter, lebar 3 meter dan tinggi 4 meter.


Kerangka Ikan Raksasa di Halmahera Utara



40 hari setelah penemuan, Pemda Halus memindahkan kerangka ikan itu ke sebuah rumah kecil di dekat Hibualamo.


Kerangka Ikan Raksasa di Halmahera Utara



Tulang rusuk ikan gajah mina.


Kerangka Ikan Raksasa di Halmahera Utara



Tulang belakang ikan gajah mina.












sumber :http://foto.detik.com/readfoto/2011/08/17/152244/1705420/157/1/kerangka-ikan-raksasa-di-halmahera-utara